HIDROTERAPI KAKI AMPUH MENGATASI INSOMNIA PADA LANSIA


Nama : Sely Julistiani
NIM   : C1AA18104


Lansia
            Lansia merupakan individu yang berusia diatas 60 tahun yang ditandai  dengan berbagai penurunan seperti penurunan daya ingat, penurunan aktivitas fisik, mental,sosial, serta tidak sedikit mengalami penurunan aktivitas spritual. Dan selanjutnya ditandai dengan perubahan fisik seperti kulit mengendur, timbul keriput, rambut berubah warna dan gigi mulai ompong. Indonesia sendiri termasuk negara yang menempati posisi kelima dengan jumlah penduduk lanjut usia terbanyak di dunia. Jumlah lansia yang ada di Indonesia yakni mencapai 18,1 juta jiwa pada tahun 2010 atau 9,6 persen dari jumlah penduduk. Persebaran penduduk lansia menurut provinsi, persentase penduduk lansia di atas 10% sekaligus paling tinggi ada di Provinsi DI Yogyakarta (13,04%), Jawa Timur (10,40%) dan Jawa Tengah (10,34%) berdasarkan hasil sensus pada tahun 2010. Peningkatan lansia ini diperkirakan  akan semakin tinggi setiap tahunnya menurut Amir 2007. Dengan demikian peningkatan lansia  tidak terlepas dari masalah  yang di derita. Salah satu masalah yang diderita oleh lansia yaitu gangguan tidur atau lebih dikenal dengan insomnia.
Insomnia
            Insomnia merupakan suatu keadaan dimana seseorang sulit tidur atau tidak dapat  tidur dengan nyenyak. Menurut hasil penelitian Endang Subandi pada Tahun 2017 menyatakan bahwa gangguan tidur yang dialami oleh lansia disebabkan karena penurunan fungsi  tubuh, stress, dan gangguan kesehatan.  Penanganan gangguan tidur sendiri dapat dilakukan dengan dua cara, yakni farmakologi dan non farmakologi. Farmakologi adalah cara yang digunakan dengan menggunakan media obat-obatan untuk merangsang penderita untuk dapat tidur. Namun cara ini cenderung tidak efektif jika diterapkan di kalangan lansia dikarenakan berbagai faktor salah satunya adalah penurunan fungsi tubuh, ketika lansia mengkonsumsi obat tidur yang tujuannya agar tidur nyenyak, maka akan terdapat pula  efek yang ditimbulkan dari obat tersebut. sehingga akan menimbulkan masalah yang baru pada lansia.  Untuk itu satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan tidur ini adalah dengan non farmakologi. Non farmakologi adalah cara alternatif yang tidak menggunakan menggunakan obat sebagai media penyembuhan. Pada pelaksanaannya farmakologi dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari terapi, olahraga, senam, hingga terapi relaksasi.
Terapi relaksasi yang umum digunakan untuk mengatasi gangguan tidur adalah dengan merendam kaki pada air hangat atau disebut Hidroterapi Kaki.
Hidroterapi Kaki
            Hidroterapi kaki merupakan terapi relaksasi yaitu dengan cara merendam kaki menggunakan air hangat yang bersuhu 37-390C.
Pengaruh Hidroterapi Kaki Terhadap  Insomnia Pada Lansia
Terapi rendam air hangat pada kaki berguna untuk melebarkan pembuluh darah dan membuat peredaran darah menjadi lancar. Merendam kaki menggunakan air hangat menimbulkan efek sopartifik (efek ingin tidur) dan dapat mengatasi gangguan tidur. Hidroterapi kaki dapat memperbaiki mikrosirkulasi pembuluh darah dan vasodilatasi sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur pada lansia berdasarkan hasil penelitian Setyoadi & Kushariyadi, 2011. Hal  ini sejalan dengan hasil penelitian Endang Subandi yang dilakukan Di Desa Pakusamben Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon, kuantitas tidur lansia meningkat setelah dilakukan hidroterapi kaki atau merendam kaki dengan air hangat .Sebelum dilakukan terapi rendam kaki dengan air hangat terdapat 4 lansia yang memiliki kualitas tidur baik, 28 lansia memiliki kualitas tidur buruk dan 2 lansia dengan kualitas tidur sangat buruk, Setelah dilakukan terapi jumlah lansia dengan kualitas tidur baik meningkat menjadi 18 lansia (52,9%).  

Referensi
Setyoadi,. Agustiawan, Y, E. P. (2018). Pengaruh Hidroterapi Kaki Terhadap Penurunan Skor Insomnia Pada Lanjut Usia Di Panti Werdha Muhammadiyah Kota Probolinggo. The Indonesian Journal Of Health Science.
Edy, A, P,. Maliya, A. (2016). Pengaruh Masase Kaki Dan Rendam Air Hangat  Pada Kaki Terhadap Penurunan Insomnia Pada Lansia. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta
Subandi, E. (2017).  Pengaruh Rendam Kaki Dengan Air Hangat Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Desa Pakusamben Kecamatan Babakan Kabupaten Cirebon. Jurnal Ilmiah Indonesia Vol 2.
Joo,H,K,. Lee,Y,. Yae,K,S,. (2016). The Effects Of Footbath On Sleep Among The Older Adults In Nursing Home; A Quasi-Experimental Study. Elsevier health.
Yang,B,. Zhong,Q,Q,. Li,L,H,. Lin,J,. Chen,Y,. (2017). Spa Therapy (Balnotherapy) Relieves Mental Stress Sleep Disorder And General Health Problems In Sub-Healthy People. Int J Biometeorol.







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyajian Data & informasi Kesehatan